Well, setelah 2 hari kemarin qta memperingati 2 kejadian, yaitu 21 April hari kartini dan 22 April Hari Bumi , sekarang kita merayakan HARI BUKU DUNIA, dan mungkin hal ini masih asing di teling kita, hari buku dunia, atau biasa disebut Hari Buku diperingati dalam rangka meningkatkan minat baca umat manusia untuk memperbaiki kehidupan mereka agar menjadi lebih baik..

jujur saya baru tau kalau hari ini adalah hari buku juga baru hari ini, karena dikasi tau temen… dan membaca sekilas blognya… bagaimana sejarahnya? silahkan membaca sejarahnya dibawah ini…

Selamat Membaca, Semoga Bermnfaat.

World Book Day yang dirancang oleh UNESCO adalah sebuah perayaan buku dan literasi yang diadakan setiap tahun di seluruh dunia. Indonesia pertama kali melaksanakannya di tahun 2006 dengan prakarsa Forum Indonesia Membaca yang didukung oleh berbagai pihak, baik itu pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas dan masyarakat umum. Pada awalnya adalah bagian dari perayaan Hari Saint George di wilayah Katalonia sejak abad pertengahan dimana para pria memberikan mawar kepada kekasihnya. Namun sejak tahun 1923 para pedagang buku memengaruhi tradisi ini untuk menghormati Miguel de Cervantes, seorang pengarang yang meninggal dunia pada 23 April. Hingga itu sejak tahun 1925 para perempuan memberikan sebuah buku sebagai pengganti mawar yang diterimanya. Pada masa itu lebih dari 400.000 buku terjual dan ditukarkan dengan 4 juta mawar.

Pada tahun 1995, Konferensi Umum UNESCO di Paris memutuskan tanggal 23 April sebagai World Book Day berdasar keberadaan Festival Katalonia serta pada tanggal tersebut, Shakespeare, Cervantes, Inca Garcilaso de la Vega dan Josep Pla meninggal dunia sedangkan Maurice Druon, Vladimir Nabokov, Manuel Mejía Vallejo and Halldór Laxness dilahirkan. Walaupun pada kasus Shakespeare dan Cervantes ada sedikit perbedaan karena masing–masing meninggal dihitung dengan sistem kalender yang berbeda dimana pada masa itu Inggris masih mempergunakan sistem Kalender Julian sedangkan Katalonia mempergunakan sistem Kalender Gregorian. Perayaan ini merupakan bentuk penghargaan dan kemitraan antara pengarang, penerbit, distributor, organisasi perbukuan serta komunitas–komunitas yang semuanya bekerja sama mempromosikan buku dan literasi sebagai bentuk pengayaan diri dan meningkatkan nilai–nilai sosial budaya kemanusiaan.

Secara umum, tujuan diselenggarakannya World Book Day sebagai sebuah world event adalah untuk menyemangati masyarakat, terutama kalangan anak–anak untuk mengeksplorasi manfaat dan kesenangan yang bisa didapat dari buku dan membaca. Acara–acara yang mengangkat dunia literasi sudah diselenggarakan di Indonesia, diantaranya ada ‘Hari Buku Nasional’, ‘Hari Kunjungan Perpustakaan’ sampai berbagai pameran dan bazaar buku (book fair) di tingkat lokal maupun nasional. Seiring dengan adanya globalisasi informasi dan perkembangan ilmu pengetahuan, sudah saatnya kita melebarkan aktivitas kita dalam dunia perbukuan dengan ikut berpartisipasi melakukan perayaan buku berskala internasional agar lebih menggaungkan buku dan literasi di tengah masyarakat Indonesia.

Forum Indonesia Membaca (FIM), sebuah organisasi sosial kemasyarakatan yang berkonsentrasi di aktivitas literasi, berupaya membuka ruang partisipasi seluas–luasnya kepada masyarakat dalam penguatan budaya baca. Setelah sukses dengan World Book Day yang diadakan pertama kalinya di Indonesia pada tahun 2006 di Plasa Depdiknas dan Perpustakaan Diknas, Senayan, Jakarta, dan banyaknya permintaan dari komunitas literasi, lembaga, penerbit buku dan masyarakat umum maka di tahun 2007, Forum Indonesia Membaca, dengan mengambil tema ’Buku untuk Perubahan’, berusaha merealisasikan kembali pelaksanaan World Book Day di Indonesia menjadi sebuah tradisi festival yang tujuannya untuk merayakan buku dan literasi, dimana acara World Book Day membuka partisipasi masyarakat sebesar–besarnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya buku dan membaca, serta mengapresiasi dunia perbukuan itu sendiri, baik itu terlibat sebagai pembicara, pengisi acara, peserta, maupun sebagai pengunjung. Kegiatan selama penyelenggaraan World Book Day 2007 ini ditujukan untuk memunculkan wacana di masyarakat akan pentingnya buku, dunia membaca dan menulis sehingga muncul kesadaran di masyarakat untuk menggunakan literasi sebagai media perubahan dalam kehidupannya.

Dan untuk World Book Day 2009, uda dimulai hari ini di Jakarta. untuk info lebih lanjut acaranya gmn… silahkan buka blognya. alamatnya dibawah ini..

SELAMAT MERAYAKAN HARI BUKU DUNIA, dengan membaca kita bisa merubah hidup kita menjadi manusia yang lebih baik dan bermanfaat.

Sumber : http://worldbookdayindonesia.blogspot.com/

Posted by: fahmibaraja | March 12, 2009

Hati2 buat yang penggila Facebook

buat kawan2 yang doyan nya facebook-an..

ni ada riset terbaru mengenai kecenderungan orang yang gila facebook..

mungkin riset ini akan valid jika kita benar2 seperti yang dikondisikan oleh si periset.

tapi menurut hemat saya, kalo orang indonesia g segitunya ah sama facebook..

slamat membaca.

Beberapa waktu lalu muncul laporan mengenai tanda-tanda orang
kecanduan Facebook atau situs jejaring sosial lainnya, misalnya Anda
mengubah status lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomentari
perubahan status teman. Anda juga rajin membaca profil teman lebih
dari dua kali sehari meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag
Anda di fotonya.

Laporan terbaru dari The Daily Mail menyebutkan, kecanduan situs
jejaring sosial seperti Facebook atau MySpace juga bisa membahayakan
kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri. Meningkatnya
pengisolasian diri dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan
respons kekebalan, level hormon, fungsi urat nadi, dan merusak
performa mental. Hal ini memang bertolak belakang dengan tujuan
dibentuknya situs-situs jejaring sosial, di mana pengguna
diiming-imingi untuk dapat menemukan teman-teman lama atau berkomentar
mengenai apa yang sedang terjadi pada rekan Anda saat ini.

Suatu hubungan mulai menjadi kering ketika para individunya tak lagi
menghadiri social gathering, menghindari pertemuan dengan teman-teman
atau keluarga, dan lebih memilih berlama-lama menatap komputer (atau
ponsel). Ketika akhirnya berinteraksi dengan rekan-rekan, mereka
menjadi gelisah karena “berpisah” dari komputernya.

Si pengguna akhirnya tertarik ke dalam dunia artifisial. Seseorang
yang teman-teman utamanya adalah orang asing yang baru ditemui di
Facebook atau Friendster akan menemui kesulitan dalam berkomunikasi
secara face-to-face. Perilaku ini dapat meningkatkan risiko kesehatan
yang serius, seperti kanker, stroke, penyakit jantung, dan dementia
(kepikunan), demikian menurut Dr Aric Sigman dalam The Biologist,
jurnal yang dirilis oleh The Institute of Biology.

Pertemuan secara face-to-face memiliki pengaruh pada tubuh yang tidak
terlihat ketika mengirim e-mail. Level hormon seperti oxytocin yang
mendorong orang untuk berpelukan atau saling berinteraksi berubah,
tergantung dekat atau tidaknya para pengguna. Beberapa gen, termasuk
gen yang berhubungan dengan sistem kekebalan dan respons terhadap
stres, beraksi secara berbeda, tergantung pada seberapa sering
interaksi sosial yang dilakukan seseorang dengan yang lain.

Menurutnya, media elektronik juga menghancurkan secara perlahan-lahan
kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari
kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh. “Salah satu perubahan yang
paling sering dilontarkan dalam kebiasaan sehari-hari penduduk Inggris
adalah pengurangan interaksi dengan sesama mereka dalam jumlah menit
per hari. Kurang dari dua dekade, jumlah orang yang mengatakan bahwa
tidak ada orang yang dapat diajak berdiskusi mengenai masalah penting
menjadi berlipat.”

Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouse
atau memencet keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, Anda dapat
mengalami cidera tekanan yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga
merupakan hal yang umum terjadi pada orang-orang yang menghabiskan
banyak waktu duduk di depan meja komputer. Jika pada malam hari Anda
masih sibuk mengomentari status teman Anda, Anda juga kekurangan waktu
tidur. Kehilangan waktu tidur dalam waktu lama dapat menyebabkan
kantuk berkepanjangan, sulit berkonsentrasi, dan depresi dari sistem
kekebalan. Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer juga
akan jarang berolahraga sehingga kecanduan aktivitas ini dapat
menimbulkan kondisi fisik yang lemah, bahkan obesitas.

Tidak heran jika Dr Sigman mengkhawatirkan arah dari masalah ini.
“Situs jejaring sosial seharusnya dapat menjadi bumbu dari kehidupan
sosial kita, namun yang kami temukan sangat berbeda. Kenyataannya
situs-situs tersebut tidak menjadi alat yang dapat meningkatkan
kualitas hidup, melainkan alat yang membuat kita salah arah,” tegasnya.

Namun, bila aktivitas Facebook Anda masih sekadar sign in,
mengonfirmasi friend requests, lalu sign out, tampaknya Anda tak perlu
khawatir bakal terkena risiko kanker, stroke, bahkan menderita pikun.

Sumber : The Daily Mail

Di Indonesia, benda berukuran sembilan senti ini ada di mana-mana.
Rokok begitu didewakan. Ia muncul sebagai sponsor acara musik,
olahraga, hingga beasiswa. Menurut Komisi Nasional Perlindungan Anak,
ada 2.846 tayangan TV dan 1.350 kegiatan yang disponsori oleh produsen
rokok.

Karena begitu lazimnya iklan rokok di TV dan pinggir-pinggir jalan,
perokok memakai ini sebagai alasan untuk membenarkannya merokok.
Perokok akan menganggap kebiasaan merokok sebagai hal yang lumrah dan
susah untuk dihapus. Mereka lupa jika merokok menimbulkan kecanduan.
Bahkan, di keluarga-keluarga miskin, rokok menjadi pengeluaran terbesar.

Produsen rokok berusaha merebut hati remaja karena mereka calon
pelanggan tetap hari esok. Produsen berusaha mengemas rokok menjadi
gaya hidup sehingga remaja beranggapan hidupnya tidak lengkap tanpa
rokok.

Di Indonesia, produsen rokok secara tidak langsung didukung oleh
pemerintah. Jika dibandingkan dengan negara ASEAN yang lain, Indonesia
paling bebas dalam aturan rokok. Kamboja, Laos, Vietnam, Filipina,
Malaysia, dan Thailand melarang atau dalam proses melarang iklan rokok
di TV, radio, media cetak, dan acara promosi. Berbeda dengan Indonesia
yang membiarkan iklan rokok bertebaran di mana-mana.

Dengan kepungan rokok di mana-mana, seorang perokok akan mengalami
kesulitan untuk berhenti. Perokok biasanya dipengaruhi oleh rekan dan
lingkungan. Ia akan berhenti merokok jika komunitas dan orang-orang
disekelilingnya berhenti. Sayangnya, lingkungan di Indonesia tidak
mendukung seorang perokok untuk berhenti. Rokok bisa ditemui di mana
saja. Bisa dibeli dengan jumlah eceran di warung-warung. Bahkan,
kadang banyak orangtua yang tanpa sadar menjerumuskan anaknya untuk
menjadi perokok dengan cara menyuruh anaknya membeli rokok.

Menteri Kesehatan dalam data Global Youth Tobbacco Indonesia pada
tahun 2006 menyatakan jika 37,7% pelajar sudah biasa merokok. Dan tiga
dari sepuluh remaja menyatakan jika mereka mulai merokok saat berusia
di bawah sepuluh tahun.
Hebatnya, industri rokok hanya membutuhkan tahap awal agar orang mau
merokok. Setelah itu si perokok akan mengalami ketergantungan dan
biasanya menjadi pemakai setia merk tertentu. Kemungkinan seseorang
yang menjadi pecandu rokok untuk berhenti hanya 20%.

Perdagangan rokok di Indonesia dimulai dari pabrik-pabrik rokok kretek
di Kudus. Lama kelamaan menyebar hingga seluruh pelosok pulau Jawa dan
mulailah industri rokok. Saat ini Indonesia adalah pasar yang besar
bagi industri rokok karena di sini ada 141, 44 juta perokok! Angka
yang sangat fantastis!

Jika dilihat dari jumlah konsumennya, sekilas industri rokok merupakan
pahlawan untuk perekonomian. Sayangnya, tidak. Buruh dan petani
tembakau tidak mendapatkan hasil yang layak untuk mengganti jerih
payahnya. Rokok juga tidak menyumbang terlalu banyak pada APBD.
Lembaga Indonesian Tobbacco Control Network menyebut angka 81 trillyun
untuk mengatasi dampak rokok. Sedangkan pendapatan Negara dari cukai
sebesar 26,7 trillyun. Di balik itu, rokok mengantarkan empat orang
pengusahanya ke urutan orang terkaya Indonesia. Seperti Robert Budi
Hartono dan Michael Bambang Hartono dari Djarum. Putera Sampoerna dan
keluarganya dengan bisnis yang dibangun dari rokok. Juga Rachman Halim
dengan Gudang Garam-nya.

Ada 4,9 juta orang mati sia-sia karena sakit akibat rokok. Seorang
perokok memasukkan 4000 zat kimia berbahaya ke dalam tubuhnya.
Akibatnya mulai dari menghambat jalannya oksigen ke paru-paru,
penyakit kanker, karang gigi, impotensi, penurunan intelektual,
menyerang kekebalan tubuh, susah tidur nyenyak, gangguan sistem
pernafasan, osteoporosis, gangguan kulit, serangan jantung, hingga
stroke.

Sayangnya di Indonesia bahaya rokok ini tersamarkan oleh kemasan
rokok. Peringatan mengenai bahaya rokok jarang digubris karena huruf
tadi hanya terlihat seperti tempelan. Para perokok juga beranggapan
mengonsumsi rokok dengan label mild, low, dan light bisa mengurangi
banyaknya racun yang mereka hisap.
Rokok juga memberi dampak tidak langsung bagi lingkungan. Tembakau
sebagai bahan baku rokok adalah tanaman yang membutuhkan banyak
nutrisi. Setelah berkali-kali ditanami tembakau, tanah akan mengering.
Petani kemudian membutuhkan lahan baru untuk menanam tembakau.

Ketidakramahan industri rokok terhadap lingkungan juga terlihat dari
banyaknya sampah kertas yang mereka hasilkan. Pabrik rokok juga
membutuhkan banyak kertas untuk produksi dan pengepakannya. Industri
rokok juga membutuhkan banyak kertas untuk promosinya. Puntung rokok
juga merupakan sampah yang tidak mudah terurai. Banyak hewan-hewan
liar menelan putung rokok karena mengiranya makanan. Ini diperparah
dengan perokok yang suka membuang puntungnya di mana-mana.

Sumber: Buku “Thank You for Smoking”

Posted by: fahmibaraja | March 11, 2009

Undangan menjadi delegasi peserta Forum Pelajar Indonesia 2009

kawan – kawan pembaca….

uda lama sekali saya g posting di blog yaa.. maaph nii klo tulisannya usang2…

saya lagi mo coba aktif lagi menulis ama mencari info buat pembaca sekalian…

ini ada info tentang delegasi forum pelajar indonesia…

selamat menikmati, tolong di share ke teman2 yang lain sapa tau ada yang membutuhkan.

Salam Hangat

Kepada Yth,

Bapak & Ibu Guru SMU, SMK, MA, Pesantren se-Indonesia

Pelajar SMU, SMK, MA, Pesantren se-Indonesia


Hal: Undangan menjadi delegasi peserta Forum Pelajar Indonesia 2009

Forum Pelajar Indonesia 2009 atau FOR INDONESIA 2009 merupakan sebuah ruang kreatif  bagi 300 pelajar berprestasi yang berumur 17-21 tahun untuk bertukar pengalaman, pemikiran sekaligus membangun kepedulian, pemahaman serta kerjasama dalam menghadapi tantangan isu pendidikan, kesehatan, lingkungan, kebudayaan, dan kewirausahaan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komunitas Hijau dengan tema “Pelajar Indonesia: Suarakan Aspirasimu”, pada tanggal 18-21 Juni 2009 di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Berbagai acara seperti Festival Pelajar Indonesia memperingati International Youth Day 2009, Deklarasi Pelajar Indonesia, Kampanye Indonesia Hijau dan Aku Cinta Museum, dialog tokoh, diskusi panel, diskusi kelompok, workshop keterampilan, kunjungan belajar ke lembaga negara dan masyarakat, pusat kebudayaan, industri keuangan dan informasi, serta pentas seni budaya akan menjadi rangkaian kegiatan FOR INDONESIA 2009.

Berkenaan dengan hal tersebut, kami mengundang pelajar Indonesia berusia 17-21 tahun untuk mendaftarkan dirinya menjadi delegasi peserta dalam kegiatan FOR Indonesia 2009. Adapun detil kegiatan, formulir dan persyaratan peserta terlampir bersama email ini ataupun dapat dilihat pada http//www.for09.blogspot. com

Hormat kami,

Panitia Forum Pelajar Indonesia

Sekretariat Panitia

KOMUNITAS HIJAU

Korespondensi : Wisma Sudirman Lt. 12A, Jl. Jend. Sudirman Kav. 34 Jakarta

Kantor Operasional: Jl. SD Inpres No. 80 RT. 004/09 Cirendeu Ciputat Tangerang

Telp: 021-33129384, Fax: 021-5737950

Email: forumpelajarindones ia@gmail. com

Blog: http//www.for09.blogspot. com

Kontak Person : 0856 8656 470 (Ridwan)

Term of Reference (TOR)

Forum Pelajar (FOR) Indonesia 2009

“PELAJAR INDONESIA, SUARAKAN ASPIRASIMU!”

Latar Belakang

Pelajar adalah elemen penting dari bangsa ini. Selain sebagai kaum terpelajar, mereka adalah generasi penerus bangsa. Kekuatan kaum terpelajar untuk memperkuat dan meneguhkan komitmen kebangsaan dalam bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya dan kewirausahaan adalah investasi yang harus dikukuhkan. Kebersamaan dalam keberagaman adalah nilai-nilai yang harus ditanamkan kepada pelajar Indonesia. Komunitas Hijau (KH) akan menyelenggarakan FOR Indonesia 2009 atau Forum Pelajar Indonesia 2009 pada tanggal 18-21 Juni 2009 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, dengan tema “PELAJAR INDONESIA, SUARAKAN ASPIRASIMU!”

Tujuan Kegiatan

Membangun kesadaran kritis, kesepahaman dalam keberagaman SARA, kerjasama dan persahabatan antar pelajar Indonesia.

Mempelopori pembentukan jaringan pelajar Indonesia sebagai ruang terbuka dan kreatif untuk menyampaikan aspirasi, beraktifitas, melakukan gerakan solidaritas dan kerjasama.

Membangun kepedulian pelajar melalui peringatan International Youth Day 2009 yang diisi dengan berbagai kegiatan yang mengangkat tema bidang pendidikan, lingkungan, kesehatan, kebudayaan dan kewirausahaan.

Membangkitkan kesadaran kebangsaan dan ke-Indonesia- an dikalangan pelajar dalam berbagai bentuknya.

Output

Adanya kesadaran kritis dan kesepahaman dalam keberagaman SARA, kerjasama serta persahabatan diantara pelajar Indonesia.

Terbentuknya ruang kreatif untuk menyampaikan aspirasi, aktifitas, gerakan solidaritas dan kerjasama.

Terbentuknya jaringan pelajar secara nasional

Deklarasi kaum pelajar Indonesia untuk International Youth Day 2009 tentang peran Pelajar Indonesia untuk Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, Kebudayaan dan Kewirausahaan

Lahirnya rekomendasi dan deklarasi Forum Pelajar Indonesia sebagai kerangka strategis gerakan pelajar Indonesia

Outcome

Terbentuknya jejaring Forum Pelajar Indonesia untuk Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, Kebudayaan, dan Kewirausahaan.

Terbentuknya Forum Pelajar Peduli Lingkungan.

Terbentuknya Forum Pelajar Pencinta Museum dan Budaya Nusantara.

Terbentuknya Gerakan Go Green School di seluruh Indonesia

Para delegasi pelajar mendapatkan pengetahuan ketrampilan dasar profesional

Sasaran

Sasaran dari kegiatan ini adalah Pelajar SMU, SMK, MA berusia 17-21 tahun yang berasal dari 33 propinsi se-Indonesia dan mempunya prestasi baik di tingkat lokal, nasional dan internasional.

Bentuk Kegiatan

Festival Pelajar Indonesia, Peringatan International Youth Day 2009, Pementasan Seni Budaya Indonesia, Dialog dengan tokoh politik, pendidikan, kesehatan, seni, budaya, lingkungan dan kewirausahaan, Kunjungan belajar ke lembaga negara, industri informasi, industri keuangan, industri teknologi, pusat kesenian dan kebudayaan, Pemutaran film, Diskusi kelompok, Workshop skill, Pameran kreasi pelajar Indonesia, Penanaman pohon, Deklarasi Pelajar Indonesia, Kampanye Save Our Heritage dan Indonesia Hijau.

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada:

Hari, Tanggal  : Kamis – Minggu, 18 – 21 Juni 2009

Tempat            : Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Indonesia

*Jadwal acara terlampir.

Petunjuk Teknis

Informasi yang terkait dengan keikutsertaan dengan persyaratannya terlampir bersama surat dan formulir pendaftarannya. Atau dapat dilihat melalui blog resmi panitia di  http//www.for09.blogspot. com

Penutup

Demikian proposal kegiatan ini kami sampaikan semoga mendapat tanggapan positif dan dukungan penuh dari semua pihak, sehingga dapat terjalin kerjasama dalam penyelenggaraannya.

Panitia Forum Pelajar Indonesia 2009

“Pelajar Indonesia, Suarakan Aspirasimu!”

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi :

Panitia Pelaksana FOR INDONESIA 2009 (Komunitas Hijau) :

Korespondensi : Wisma Sudirman Lt. 12A, Jl. Jend. Sudirman Kav. 34 Jakarta

Telp: 021-33129384, Fax: 021-5737950, Email: forumpelajarindones ia@gmail. com

Blog: http//www.for09.blogspot. com

Daftar Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa sih FOR Indonesia 2009 itu?

Forum Pelajar Indonesia atau FOR INDONESIA 2009 merupakan sebuah ruang kreatif  bagi 300 pelajar berprestasi yang berumur 17-21 tahun untuk bertukar pengalaman, pemikiran sekaligus membangun kepedulian, pemahaman serta kerjasama dalam menghadapi tantangan isu pendidikan, kesehatan, lingkungan, kebudayaan, dan kewirausahaan. Kegiatan ini diselenggarakan  oleh Komunitas Hijau dengan tema “Pelajar Indonesia: Suarakan Aspirasimu!”, pada tanggal 18-21 Juni 2009 di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Berbagai acara seperti Festival Pelajar Indonesia memperingati International Youth Day 2009, Deklarasi Pelajar Indonesia, Kampanye Indonesia Hijau dan Aku Cinta Musem, dialog tokoh, diskusi panel, diskusi kelompok, workshop keterampilan, kunjungan belajar ke lembaga negara dan masyarakat, pusat kebudayaan, industri keuangan dan informasi, serta pentas seni budaya akan menjadi rangkaian kegiatan FOR INDONESIA 2009.

Kapan ?
FOR Indonesia akan diselenggarakan pada tanggal 18-21 Juni 2009..

Dimanakah kegiatan ini akan diselenggarakan?
FOR Indonesia akan diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta

Apa sih keunikan dari kegiatan FOR Indonesia?
FOR Indonesia merupakan sebuah kegiatan pelajar terbesar dan pertama kali di Indonesia yang mengangkat tema Pendidikan, Kesehatan, Budaya, Lingkungan Hidup dan Kewirausahaan secara bersamaan yang akan dihadiri lebih dari 300 peserta dari seluruh Indonesia dan melibatkan lebih 3000 orang dalam rangkaian kegiatannya.

Apa saja agenda kegiatan dari FOR Indonesia? Dan siapa saja yang akan menjadi pembicara?
Silahkan pantau dan cek di blog kami untuk melihat daftar pembicara dan pengisi acara. Jadwal acara tentatif dapat dilihat dengan mengklik disini.

Apa yang dimaksud dengan “Pelajar” dalam kegiatan ini? Umur berapakah yang bisa menjadi delegasi peserta?

Mereka yang berumur 17-21 tahun dan mendapatkan surat rekomendasi dari sekolahnya merupakan syarat utama untuk menjadi delagasi peserta FOR Indonesia.

Bagaimana cara mendaftar & siapa saja yang bisa mendaftar?

FOR Indonesia terbuka bagi seluruh pelajar Indonesia berumur 17-21 tahun pada tahun 2009 yang masih mengeyam pendidikan SMU, SMK, MA, MAK, Pesantren dan yang sederajat, serta mendapatkan surat rekomendasi dari sekolahnya.

Silahkan isi formulir pendaftaran secara jelas dan benar kepada Panitia FOR Indonesia 2009 melalui email, surat atau fax. Kamu bisa mendapatkan formulir pendaftaran dengan mengunduhnya melalui blog resmi kegiatan, email ataupun pada lampiran informasi yang panitia kirimkan ke masing-masing sekolah kamu. Bagaimanapun cara pendaftarannya kami akan memperlakukan dengan setara dalam proses penyeleksian delegasi FOR 2009.

Pendaftaran dapat dilakukan dengan mengisi formulir yang dapat di unduh di sini dan atau dengan menggandakan formulir yang telah kami kirimkan kesekolah kamu, atau kami juga bisa mengirimkan formulirnya ke email kamu.

Formulir pendaftaran terdiri dari 2 bagian. Pertama adalah penulisan esai dan data pribadi. Kamu diminta untuk menuliskan esai singkat berdasarkan pertanyaan dibawah ini:

1.      Mengapa kamu ingin menjadi peserta forum ini? (maksimal 100 kata)

2.      Apa yang ingin kamu sampaikan dalam forum ini? (maksimal 200 kata)

3.      Menurut kamu apa tantangan utama yang dihadapi oleh pelajar dan bangsa Indonesia pada saat ini yang berkaitan dengan salah satu isu baik itu pendidikan, kesehatan, lingkungan, warisan budaya atau kewirausahaan, dan bagaimanakah seharusnya kita sebagai pelajar turut menjadi bagian dari solusi tersebut?(maksimal 500 kata)

4.      Apa yang kamu harapkan setelah mengikuti kegiatan FOR Indonesia 2009? (Maksimal 200 kata)

Penulisan esai ini akan menjadi dasar bagi panitia untuk melakukan seleksi delegasi peserta FOR Indonesia 2009.

Esai-esai yang masuk akan diseleksi oleh panitia penyelenggara.

Kamu dapat mengirimkan formulir pendaftaran & kelengakapnnya melalui email, fax ataupun pos ke:

Panitia FOR Indonesia 2009

Jl. SD Inpres No. 80 RT. 004/09 Cirendeu Ciputat Tangerang

Fax: 021-5737950

Email: forumpelajarindones ia@gmail. com

Ingat untuk segera mendaftarkan diri kamu dengan mengirimkan formulir pendaftaran ke panitia sebelum tanggal 31 Maret 2009.

Kamu akan segera tahu kalau kamu telah diterima sebagai salah satu dari 300 orang delegasi peserta setelah kamu menerima Undangan Resmi dari panitia yang akan dikirimkan mulai bulan Maret atau April 2009.

Kapan waktu pendaftaran terakhir

Semua aplikasi harus sudah diterima oleh panitia pada tanggal 31 Maret 2009

Setelah mengirimkan formulir pendaftaran, lalu apa?

Setelah waktu pendaftaran berakhir (31 Maret 2009) kami akan mulai untuk menyeleksi esaimu. Ini membutuhkan waktu sekitar seminggu. Apabila kamu terpilih sebagai delegasi peserta FOR Indonesia 2009 maka kami akan  mengirimkan surat undangan resmi. (Apabila kamu terpilih panitia yang akan menghubungi kamu)

Setelah kamu menerima pesan dari kami tersebut, segera rencanakan segalanya untuk hadir di kegiatan ini. Mohon agar memberitahu panitia apabila kamu berhalangan hadir, agar teman yang lain dapat kesempatan untukdatang ke FOR 2009.

Apa saja yang harus saya bayar?

Kamu hanya perlu membayar transportasi dari tempatmu ke FOR Indonesia, juga sebaliknya dan administrasi sebesar Rp. 200.000 (duaratus ribu rupiah) segera setelah mendapatkan surat konfrmasi bahwa kamu telah diterima sebagai Delegasi peserta FOR Indonesia 2009.

Akomodasi/penginapa n, konsumsi (makan pagi, siang dan malam), dan forum kit (kaos, blocknote, pulpen, tas) akan disediakan oleh panitia selama acara berlangsung.

Apa yang harus saya bawa?

Setiap peserta harus membawa pakaian atau alat tradisional daerahmu untuk digunakan pada saat acara pembukaan dan kegiatan pertukaran budaya, juga direkomendasikan untuk membawa makanan khas daerah kamu, kami merencanakan untuk membuat acara kekayaan kuliner Indonesia. Selain itu tentunya barang-barang keperluan pribadi seperti pakaian resmi dan casual, peralatan mandi, serta obat-obatan pribadi,

Selama kegiatan berlangsung seluruh peserta tidak diperbolehkan untuk merokok, dan minum-minuman keras.

Apakah saya harus membayar?

Ya,  kamu hanya membayar untuk administrasi saja sebesar Rp. 200.000 (dua ratus ribu rupiah) sebagai  bukti kepesertaanmu (pembayaran ini tidak akan dikembalikan apabila kamu mengundurkan diri)

Akomodasi, konsumsi (makan pagi, siang dan malam), dan forum kit (kaos, blocknote, pulpen, tas) akan ditanggung oleh panitia.

Selain itu, kamu hanya membayar transportasi kamu sendiri ke dan dari tempat acara FOR Indonesia berlangsung.

Kapankah saya harus berada ditempat kegiatan FOR Indonesia?

Kamu harus sudah harus berada di tempat kegiatan pada tanggal 17 Juni 2008, akomodasi sudah akan tersedia mulai pukul 15.00 WIB

Apakah saya akan dijemput di titik tertentu, misalkan terminal, stasiun atau bandara?

Panitia tidak akan menjemput kamu di terminal, stasiun atau bandara. Semua delegasi peserta langsung menuju ke tempat kegiatan

Posted by: fahmibaraja | December 30, 2008

wieehh..

aq kok jadi jarang nge-post yaa..

buat temen2 pecinta sesuatu yang berbau ekstreem.. ada info.

di jakarta, tepatnya di Mall FX ada sebuah wahana baru yang namanya atmosphere.. wahana ini sebuah perosotan atau bahasa jawanya selurutan..

jadi kita naik dari lantai 7 dimall ini, trus selurutan sampe ke lantai 1. tinggi wahana ini sekitar 28 meter, dengan panjang selurutan 72 meter.

kalo kita mau maen harus punya tinggi minimal 130Cm, trus harus pake helm, pelindung lutut (knee pad), trus duduk diatas karpet. baru diseluncurin dari lantai 7 ke lantai 1. rata2 orang yang seluncur nyampe kebawah setelah 9-10 detik kemudian, wew.. lumayan juga siih..

kalo di itung2, panjang lintasan 72 meter, trus waktu yang ditempuh 9-10 detik, berarti kecepatan luncur kita berkisar antara 7,2 – 8 meter/dtk. kenceng juga yaks, jd pengen nyoba niih..

naah, klo masalah duit yang harus kita keluarin, kayaknya masih terhitung mahal deh untuk ukuran mahasiswa (wkwkwk), kita harus nyediain budget 50reheb untuk sekali luncur. semoga sepadan.

selamat mencoba kawand..

Posted by: fahmibaraja | December 14, 2008

Bisa g sih E-mail diwariskan?

Setelah Kapten pilot Justin Ellsworth wafat di irak oleh ledakan bom,ayahnya,Sersan Polisi John Ellworth,memutuskan menyusun peringatan kematian putranya berdasarkan e-mail – e-mail yang dikirim dan diterimanya semasa ia bertugas di Timur Tengah.Tapi yahoo! Menolak mengeluarkan e-mail – e-mail milik mendiang.Orangpun jadi bertanya-tanya siapa sih sebenarnya yang berhak ats account e-mail setelah kita meninggal? Apa nggak bisa e-mail di wariskan?

Kini john bersengketa hukum dengan yahoo! Memperebutkan hak akses atas kotak surat digital milik Justin.Putranya meninggal pada usia 20 tahun bulan November lalu atau kurang 2 bulan setelah di tugaskan di Falluja,Irak.Selama di Irak ia aktif berkomunikasi dengan teman-temanny di Amerika melalui layanan e-mail yang disediakan oleh yahoo! “Dia ingin menjamin bahwa generasinya dan generasi masa depan punya kesaksian dan orang-orang yang benar-benar pernah berada di Irak,”sambung John.

John kaget sekali ketika yahoo! Menolak permintaannya untuk mengakses e-mail mendiang putranya.Penolakan itu di dasarkan atas alasan kerahaiaan.Yahoo! menyatakan paham sekali nilai emosional yang dikandung dalam permohonan John.Namun demikian portal berkewajiban menghargai kerahasiaan yang telah di jaminkan kepada sekitar 40 juta pemegang account e-mail yahoo! Pihak kelurga mending sekalipun diputuskan tidak berwenang mengakses kotak surat digital Justin.Secara otomatis yahoo! Akan mematikan keaktifan account itu bila tidak di gunakan selama 90 hari

Bagaimana kebijakan portal lain? AOL dan Hotmail punya kebijakan menyerahkan akses e-mail orang yang sudah meninggal pada keluarga.Yahoo! Inggris juga tak seketat yahoo! Amerika.Kalau ada anggota layanannya yang meninggal,mereka dengan senang hati mewariskan kotak e-mail pada keluarganya.

John Ellsworth tak mau menyerah ketika yahoo! menolak permohonannya.Ia dengan tekun berkali-kali menerka password e-mail putranya.Setelah berminggu-minggu gagal,ia menyebarkan kasunya pada media.Stasiun TV Amerika menurunkan laporan mengenai persengketaannya dengan yahoo!. John sekarang mencari dukungan kuasa hukum agar bisa memenangkan tuntutannya.Reaksi orang mengenai kasus ini macam-macam.Ada yang mengharapkan yahoo! membuat perkecualian pada John.Para aktifis privasi justru mendukung sikap tegas yahoo! Sebuah debat dilakukan situs Zdnet.

Posted by: fahmibaraja | December 14, 2008

bangun tidur jam 4 subuh ama jam 7 pagi… ngaruh g sih?

Lab Switching ,     Minggu, 14 Desember 2008

lama banget rasanya aq g nulis disini…

buanyak banget penyebabnya…

1. karena aq abis sakit.

2 karena internet dikampus lg sucks

apalagi yaa.. kyknya baru itu.. :)

kawand.. menurut kalian,.. jam berapa kita bangun tidur tu ngaruh g dengan kondisi psikis dan semangat kita selama aktifitas seharian itu? misal ni, disuatu kondisi kita bangun jam 3 atau 4 subuh, dikondisi laen  kita bangun jam 7 atau 8 pagi. dengan asumsi jam kita mulai tidur sama, misalnya jam 11.

nah kalo ceritanya gitu aktifitas dan semangat kita seharian ngaruh g ?

kalo dari apa yang aq alami, hal itu ngaruh banget. entah kenapa kalo aq bangun jam setengah empat subuh, badan lebih seger, dan seolah-olah kita siap menghadapi tantangan apapun selama hari itu, terus rasanya waktu itu menjadi jauh lebih bermanfaat dan terpakaikan dengan baik. dan moment yang paling aq suka adalah ketika kita keluar sholat subuh dimasjid. waktu keluar itu sepiii banget,dinginnya subuh itu menyegarkan, terus aq jalan sendiri dijalan, kadang aq bertemu satu dua orang yang keluar dr rumah mereka. kondisi seperti ini seolah memberi inspirasi aq untuk bekerja lebih semangat untuk mengisi hari itu.

tapi hal sebaliknya terjadi ketika aq bangun jam 7 atau 8, subuhnya udah ilang entah kemana, waktu bangun aja, jiwaku itu rasanya terguncang bingung, trus kalo uda gitu, bawaan nya maleees banget buat ngelakuin sesuatu, makanya aq sering bolos kuliah kalo bangun jam segitu, dan parahnya terkadang aq molor ngelanjut tidur lagi. dan waktu aq ngelakuin aktifitas seharian itu, rasanya dibayang-bayangin rasa males dan g semangat.  trus sering emosi dan gegabah memandang suatu masalah.

memang siih, dua kondisi diatas g selalu terjadi. tapi sering lhoo. ketika aq bangun kesiangan itu, rasanya jauh berbeda ketika kita bangun jam 4 subuh.

aq g tau apakah hal ini terjadi nya hanya di aq aja. atau ada pembaca yang mengalami atau merasakan hal yang sama. share doong di kolom comment.

Posted by: fahmibaraja | November 23, 2008

teknologi canggih, takakura

Senin, 24 November 2008, Lab Switching.

subuh di dayeuhkolot dingin juga yaks… busyeet… gimana di lembang nih?

abis subuh ini aq berselancar-selancar di dunia maya… eh ketemu sama Aa Dedi…

dia ini temen saya, yang aktifnya luar biasa masya allah di YPBB.

YPBB itu salah satu LSM yang konsern di bidang lingkungan hidup, singkatannya Yayasan Pengembangan Biosains dan Bioteknologi, nah mereka ini yang berjuang mati2an untuk keberlangsungan bumi kita tercinta ini.. terutama masalah sampah. salah satu teknologi yang mereka gencar perkenalkan kepada khalayak ramai adalah teknologi takakura. bagaimana teknologi itu? berikut penjelasan dari kang dedi.

Selamat membaca.


Inilah gambaran komposisi sampah yang biasa kita hasilkan dari rumah kita, angka ini juga mewakili volume rata-rata sampah skala kota. Kenyataannya dari seluruh sampah yang kita anggap “sampah tidak berguna” dan tidak bisa dimanfaatkan itu ternyata setengahnya(bahkan faktanya lebih) adalah jenis organik(hijau) yang tentu saja bisa dikelola. sementara setengah lainnya (atau bahkan kurang) adalah jenis nonorganik.
Dari yang jenis nonorganik(merah&biru) itu 20 hingga 30 persennya (biru) ternyata bisa didaurulang. Jadi hanya (maksimal) 30 persen saja yang benar-benar sampah, karena tidak dapat dikelola(dikompos maupun daurulang).
Bahkan pada kenyataannya angka 30 persen ini adalah angka maksimal, karena dilapangan kisaran angkanya sekitar 20 hingga 25 persen saja.

Bila kita kelompokan sampah ini kedalam 2 golongan(antara jenis yang bisa dikelola dan yang tidak), maka kisaran akan seperti gambar dibawah. Bagian berwarna merah menjunjukan sesunggunya yang digolongkan sampah itu hanya (maksimal) 30 persen saja.

Bila 50 % adalah jenis yang bisa dikelola(dikompos) dan 20 % lagi bisa didaur ulang maka totalnya adalah sebesar 70 %(bagian hijau). Bukan angka yang kecil  dalam upaya mengatasi persoalan sampah dewasa ini, apalagi pada kenyataannya angka yang bisa dikelola dan didaurulang itu seringkali melampaui 70 %.
Dan kita bisa mengelola sampah mulai dari sumber terdekat sampah itu dihasilkan, tentu saja di rumah tangga kita hingga angka 70 %, ketimbang kita terjebak pada pertenkaran dan perdebatan tak kunjung usai pada persoalan sampah yang 30 %.

Pertanyaanya bagaimana kita mengelola sampah yang kita hasilkan
Rumah tangga merupakan sektor penghasil sampah terbesar saat ini, terutama di perkotaan. Ketika berbicara tentang bagaimana dan darimana harus memulai upaya mengurangi dan menyelesaikan persoalan sampah tentunya tak lepas dari sejauh mana penanganan sampah itu dimulai dari sumbernya.
Karena rumah tangga merupakan salah satu penghasil sampah terbesar maka upaya menanganinya tentu sangat berarti bila dimulai dari tingkat rumah tangga.

Dewasa ini semakin banyak masyarakat yang melakukan pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga hingga komunitas, terutama untuk jenis sampah organik(sampah yang bisa membusuk dan terurai).
Salah satu metode yang menjadi pilihan populer masyarakat saat ini adalah model pengelolaan sampah dengan metode komposting Takakura. Karena kemampuannya kerap kali metode ini dipanggil juga dengan nama “keranjang Sakti Takakura”.

Melalui metode ini memungkinkan masyarakat melakukan pengolahan sampah organik yang dihasilkan di rumahnya tanpa harus khawatir dengan persoalan bau, jijik, air lindi dan keterbatasan lahan di rumah, karena dengan metode Takakura ini memungkinkan proses pengkomposan dilakukan didalam ruangan sehingga tidak memerlukan lahan yang luas dan tidak menimbulkan bau apalagi air lindi dari proses pengkomposannya.

Metode ini merupakan hasil penelitian seorang ahli dari Jepang, Mr. Koji Takakura yang melalukan penelitiannya di kota Surabaya bersama organisasi bernama PUSDAKOTA (Pusat Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan Surabaya).
Mr. Takakura menjadi peneliti kompos, sekaligus terlibat sebagai ahli dalam pemberdayaan masyarakat bersama PUSDAKOTA Surabaya. Dia memilih sampah
rumah tangga sebagai basis penelitian dan ujicobanya.
Dia datang ke Surabaya dalam rangka program kerjasama dua kota antara kota Kitakyushu-Jepang dan kota Surabaya-Indonesia dari tahun 2001 – 2006. Saat itu Jepang mengirimkan tenaga ahlinya untuk membantu penelitian dalam mencari solusi persoalan sampah kota Surabaya.

Selama setahun Mr. Koji Takakura melakukan Riset di Surabaya untuk menemukan sistem pengolahan sampah organik dengan mencari jenis bakteri(aerob) yang bisa mengurai sampah organik tanpa menimbulkan bau dan tidak menyebakan proses penguraian(pengkomposan) menghasilkan cairan lindi alias tetap kering. Bakteri jenis inilah yang kemudian menjadi “biang” utama atau “starter” dalam proses pengkomposan keranjang sakti Takakura yang hari ini banyak digunakan masyarakat di berbagai kota di Indonesia.

Bagaimana cara kerja keranjang sakti Takakura?
Sangat sederhana melakukan proses pengelolaan(pengkomposan) sampah organik dengan metode ini di rumah kita, hanya perlu memisahkan jenis sampah organik ini dari jenis lainnya kemudian memasukannya setiap hari kedalam keranjang kompos Takakura, dengan terlebih dahulu mecacahnya menjadi ukuran lebih kecil.

Bila kita sudah memiliki keranjang sakti ini (membuatnya sendiripun cukup mudah), secara sederhana proses penggunaannya ditunjukan melalui gambar dibawah ini:

  • Pertama kita buka tutup keranjang, kemudian keluarkan bantalan(sekam).
  • Kemudian kita gali lubang persis di tengah bagian media(biang/starter) pengkomposan kira-kira sedalam atau seukuran dengan jumlah sampah yang akan dimasukan.(gambar 1 & 2)
  • Kemudian kita masukan sampah organik yang kita hasilkan di rumah kita kedalam lubang yang telah kita gali tersebut. Mencacah bahan-bahan organik terlebih dahulu sebelum dimasukan ke lubang kira-kira ukuran 1 hingga 2 cm akan lebih membantu proses penguraian/kerja bakteri pengurai.
  • kemudian kita kubur lubang dan sampah yang kita masukan tadi dengan media(starter) yang ada di sekitar lubang galian tadi.(gambar 3 & 4)
  • Setelah itu kita tinggal tutup kembali media(starter) pengkomposan tadi dengan bantalan(sekam) dan tutup keranjang(yang sudah dilapisi kain.(gambar 5 & 6)

(Panduan lebih lengkap penggunaan & cara membuat “biang” Takakura silahkan buka: Manual Komposting Takakura).

Begitu mudah cara kerjanya hingga rasanya tak ada alasan bagi kita untuk tidak bertanggung jawab menyelesaikan persoalan sampah yang kita hasilkan mulai dari sumber terdekat, rumah kita sendiri. Dengan langkah ini kita sudah berpartisipasi nyata dalam penyelesaian persoalan sampah (50-70 persen). Selain itu jangan lupa saat ini sudah ada undang-undang persampahan yang baru yang membawa misi pengelolaan sampah terdesentralisasi atau sedekat mungkin dari sumber sampah dihasilkan.
Dan undang-undang inipun mewajibkan kita berperan aktif/bertanggungjawab terhadap persoalan sampah yang kita hasilkan.

Terakhir …
Bila selama ini kita menganggap kebersihan adalah sebagian daripada iman, maka perlu kita renungkan kembali bagaimana sesunggunya kita melakukan proses kebersihan dan membersihkan lingkungan kita selama ini.

Pada kenyataannya proses bersih yang kita lakukan umumnya dengan memindahkan/membuang(meskipun pada tempatnya) sampah sejauh mungkin dari dekat kita, karena secara naluriah(alami) kita memang tidak mau hidup berdekatan dengan sampah. Sampah kita hanya berpindah tempat, dari rumah kita, berpindah ke TPS, kemudian diangkut ke TPA. Sampah kita sebenarnya tetap ada,”Cuma berpindah tempat !”.

Ketika tempo hari TPA Leuwigajah longsor dan memakan korban jiwa lebih dari 140 orang, bisa jadi diantaranya adalah karena sampah yang kita buang ke tempat sampah, kemudian diangkut ke TPS dan diangkut ke TPA sana. Bahkan bukan tidak mungkin pemicu ledakan yang konon berasal dari reaksi gas metana dan lainnya itu adalah dari sampah yang dihasilkan di rumah kita.

Bisa jadi kita berkontribusi dalam proses “pembunuhan” tersebut demi dalih “kebersihan sebagian daripada iman” yang mungkin secara tidak sadar telah dimaknai salah yang akhirnya malah “menzhalimi”.

Posted by: fahmibaraja | November 23, 2008

TUBSAT – Satelit karya anak bangsa

Minggu, 23 November 2008, Lab Switching

Kemaren aq baru dapet kuliah stadium general, topik dan pembicaranya top markotop.

Topiknya tu tentang satelit, pembicaranya dari LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional), gampangnya LAPAN itu NASA nya Indonesia. Namanya Bapak Dr. Ing Soewarto Hardhienata, sebagai Deputi Bidang Teknologi Dirgantara. background pendidikan beliau adalah S1 Informatika, S2 Informatika dan S3 bidang elektro (yg S3 kalau tidak salah, maap lupa). beliau menyampaikan materi ini dengan antusias dan menarik sekali. jujur, aq sendiri baru tau kalo di Indonesia ini ada sebuah lembaga milik pemerintah yang mengembangkan di bidang antariksa. aq pikir g ada yang konsern dibidang ini. bangga rasanya ketika dikatakan bahwa indonesia adalah negara peringkat tiga setelah Amerika dan Kanada yang memiliki satelit pribadi terbanyak, juga salah satu negara yang membuat satelitnya sendiri. kalo apa yang aq sampei dibawah ini masih kurang. alangkah lebih baiknya klo para pembaca search digoogle lebih banyak lagi. ini hanya sebagian kecil ringkasan dari materi yang disampaikan pd saat kuliah.

Selamat Membaca.


Satelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. Ada dua jenis satelit yakni satelit alam dan satelit buatan. Contoh dari satelit alam adalah bumi dan bulan. Bumi dikatakan satelit karena bumi mengorbit pada matahari, artinya bumi adalah satelit dari matahari, sementara bulan adalah satelit dari bumi, karena bulan mengorbit pada bumi.

Sementara satelit buatan manusia, merupakan satelit yang dibuat untuk tujuan tertentu, misalnya mata-mata, prakiraan cuaca, untuk riset astronomi, untuk komunikasi, dan yang paling sering kita jumpai adalah untuk menonton televisi. Macam – macam satelit buatan adalah :

1. Satelit astronomi adalah satelit yang digunakan untuk mengamati planet, galaksi, dan objek angkasa lainnya yang jauh.
2. Satelit komunikasi adalah satelit buatan yang dipasang di angkasa dengan tujuan telekomunikasi menggunakan radio pada frekuensi gelombang mikro. Kebanyakan satelit komunikasi menggunakan orbit geosinkron atau orbit geostasioner, meskipun beberapa tipe terbaru menggunakan satelit pengorbit Bumi rendah.
3. Satelit pengamat Bumi adalah satelit yang dirancang khusus untuk mengamati Bumi dari orbit, seperti satelit reconnaissance tetapi ditujukan untuk penggunaan non-militer seperti pengamatan lingkungan, meteorologi, pembuatan peta, dll.
4. Satelit navigasi adalah satelit yang menggunakan sinyal radio yang disalurkan ke penerima di permukaan tanah untuk menentukan lokasi sebuah titik dipermukaan bumi. Salah satu satelit navigasi yang sangat populer adalah GPS milik Amerika Serikat selain itu ada juga Glonass milik Rusia. Bila pandangan antara satelit dan penerima di tanah tidak ada gangguan, maka dengan sebuah alat penerima sinyal satelit (penerima GPS), bisa diperoleh data posisi di suatu tempat dengan ketelitian beberapa meter dalam waktu nyata.
5. Satelit mata-mata adalah satelit pengamat Bumi atau satelit komunikasi yang digunakan untuk tujuan militer atau mata-mata.
6. Satelit tenaga surya adalah satelit yang diusulkan dibuat di orbit Bumi tinggi yang menggunakan transmisi tenaga gelombang mikro untuk menyorotkan tenaga surya kepada antena sangat besar di Bumi yang dpaat digunakan untuk menggantikan sumber tenaga konvensional.
7. Satelit cuaca adalah satelit yang diguanakan untuk mengamati cuaca dan iklim Bumi.
8. Satelit miniatur adalah satelit yang ringan dan kecil. Klasifikasi baru dibuat untuk mengkategorikan satelit-satelit ini: satelit mini (500–200 kg), satelit mikro (di bawah 200 kg), satelit nano (di bawah 10 kg).

Saltelit bergerak pada orbit, beberapa jenis orbit adalah :
• Low Earth Orbit, LEO : 300 – 1500km di atas permukaan bumi.
• Medium Earth Orbit, MEO : 1500 – 36000 km.
• Geosynchronous Orbit, GSO : sekitar 36000 km di atas permukaan Bumi.
• Geostationary Orbit, GEO : 35790 km di atas permukaan Bumi.
• High Earth Orbit, HEO : di atas 36000 km.

Perkembangan satelit di Indonesia dimulai dari diluncurkannya satelit Palapa-1, Satelit ini merupakan satelit pertama yang dimiliki Indonesia, dan diluncurkan pada tanggal 8 Juli 1976 oleh roket Amerika Serikat dan dilepas di atas Samudera Hindia pada 83° BT. Satelit ini bertipe HS-333 dan bermassa 574 kg., kemudian disusul satelit INASAT, kemudian Telkom-1, dan barulah bermunculan berbagai macam kebutuhan yang membutuhkan teknologi satelit. Seperti indivision, astro dsb.
Satu hal yang membanggakan bahwa putra –putri bangsa akhirnya bisa membuat sendiri sebuah satelit yang diberi nama LAPAN-TUBSAT.

LAPAN-TUBSAT adalah sebuah satelit mikro yang dikembangkan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) bekerja sama dengan Universitas Teknik Berlin (Technische Universität Berlin; TU Berlin). Wahana ini dirancang berdasarkan satelit lain bernama DLR-TUBSAT, namun juga menyertakan sensor bintang yang baru. Satelit LAPAN-TUBSAT yang berbentuk kotak dengan berat 57 kilogram dan dimensi 45 x 45 x 27 sentimeter ini akan digunakan untuk melakukan pemantauan langsung situasi di Bumi seperti kebakaran hutan, gunung berapi, banjir, menyimpan dan meneruskan pesan komunikasi di wilayah Indonesia, serta untuk misi komunikasi bergerak.

satelit-lapan-tubsat

LAPAN-TUBSAT membawa sebuah kamera beresolusi tinggi dengan daya pisah 5 meter dan lebar sapuan 3,5 kilometer di permukaan Bumi pada ketinggian orbit 630 kilometer serta sebuah kamera resolusi rendah berdaya pisah 200 meter dan lebar sapuan 81 kilometer.
Manuver attitude ini dilakukan dengan menggunakan attitude control system yang terdiri atas 3 reaction wheel, 3 gyro, 2 sun sensor, 3 magnetic coil dan sebuah star sensor untuk navigasi satelit. Komponen-komponen inilah yang membedakannya dengan satelit mikro lain yang hanya mengandalkan sistem stabilisasi semi pasif gradien gravitasi dan magneto torquer, sehingga sensornya hanya mengarah vertikal ke bawah.

Sebagai satelit pengamatan, satelit ini dapat digunakan untuk melakukan pemantauan langsung kebakaran hutan, gunung meletus, tanah longsor dan kecelakaan kapal maupun pesawat. Tapi pengamatan banjir akan sulit dilakukan karena kamera tidak bisa menembus awan tebal yang biasanya menyertai kejadian banjir.
Fasilitas store dan forwardnya dapat digunakan untuk misi komunikasi dari daerah rural yang cukup banyak di Indonesia, selain untuk misi komunikasi data bergerak. Karena catu dayanya terbatas (5 buah baterai NiH2 berkapasitas 12 Ah), satelit dilengkapi mode operasi hibernasi. Saat mode itu diaktifkan, hanya komponen data handling, unit telecommand dan telemetri yang tetap beroperasi untuk memastikan perintah tetap dapat diterima dari stasiun bumi.

Proyek satelit mikro ini disetujui pada tahun 2003 dan awalnya direncanakan akan diluncurkan pada Oktober 2005, namun peluncurannya ditunda akibat muatan utama roket Carthosat-2 yang akan membawa LAPAN-TUBSAT — LAPAN-TUBSAT adalah salah satu dari empat muatan roket tersebut — masih belum selesai disempurnakan. LAPAN-TUBSAT akhirnya berhasil diluncurkan pada 10 Januari 2007 dari Pusat Antariksa Satish Dhawan di India. Dan sekarang LAPAN juga sedang membuat 2 satelit lagi dan sedang mengembangkan teknologi roket luncur yang diber nama SLV (Satellite Launch Vehicle (SLV) dan dan direncanakan dapat diluncurkan pada 2012. Bahkan kalau ada ekstra dana, Tahun 2010 pun bisa.

Posted by: fahmibaraja | November 19, 2008

Rahasia Embusan Angin

Embusan angin di waktu fajar akan menceritakan rahasia kepadamu.

Janganlah tidur kembali.

Mintalah apa yang sungguh-sungguh kauinginkan.

Janganlah tidur kembali.

Orang-orang pergi dan kembali melalui ambang pintu

Tempat dua dunia bersinggungan.

Pintu itu terbuka lebar.

Janganlah tidur kembali.

-Jalaluddin Rumi,abad ketiga belas.

Older Posts »

Categories